Januari 03, 2010

Si Kecil Penjaja Cobek



Lelaki kecil ku sebut namamu
duduk melepas lelah di ujung senja
di pinggiran ibukota menjaja "batu buatan" yang berat itu
Menjaja cobek atau ulekan
Memanggulnya di kedua pundakmu
dengan bambu kau sanggahkan agar kuat

Lelaki kecil
tersenyum simpul kala melihatku membuka helm
malu-malu menutup muka dengan topimu
sambil mengunyah cemilan satu-satu
lagi.. Kau menatapku tersenyum
masih malu-malu dibalik topi lusuhmu

Lelaki kecil
membuatku bertanya-tanya
sampai-sampai aku mengarahkan wajah
ke spion motor
melihat adakah yang aneh di wajahku
Lagi.. kau tersenyum simpul
membalikkan muka
membuat kawanmu heran dan ikut-ikutan menatapku

Lelaki kecil
Apapun yang tersirat dari senyum simpulmu itu
Bagiku tersimpan semangat membaja
Kau tidak menengadahkan tangan ke setiap orang
tapi kau menyusur ibukota
menjajakan cobekmu hingga penghujung senja
Kala lelah kau pun berhenti di persimpangan
sekedar melepasnya dan mengusap butiran bening di dahi

Lelaki kecil
senyum malu-malumu masih bertahan
Hingga ku berlalu
dan tak sempat menyapamu
Hanya senyum tulusku untukmu
agar senantiasa semangat



Ansyity..Ukhty 030110




Tidak ada komentar:

Posting Komentar