November 23, 2009

CODE BLUE PERTAMAKU


Dia hanya terdiam saat sister Saudi itu menyuruhnya untuk membawa pasien baby boy untuk CT SCAN di Ajyad Hospital, RS tepat di depan Al Haram.

Dia masih perawat baru di RS Maternity and Children Hospital,Mekkah.Kini diberi amanah membawa pasien post extubasi,post ventilator dengan nasal kanul 2 lt/mnt. Secara umum pasien stabil.

Detak jantung pun semakin kencang.yupz,perawat itu takikardia,napas agak cepat,keringat dingin pun sekujur tubuh.Ia mengambil napas panjang.Dalam hati ia berkata "ini kesempatan untuk belajar,lagian ada dokter residen yg menemani".Namun tetap saja kekhawatiran smakin melanda jiwanya..Miskiiiin perawat itu (baca : kasian,bhs Arab pasar).

Emergency medication pluz emergency kits pun telah siap mendampinginya.Sebagai persiapan kalau2 terjadi code blue.

Berangkatlah ia didampingi dokter residen yg berasal dari India itu.Dalam hati ia kesal juga kenapa harus dengan dokter itu,yang secara nyata ia sangat tahu kapasitas dokter tersebut.Tapi sudahlah ini amanah,ada ALLAH Yang Maha Menjaga.Ia kuatkan terus hatinya meskipun jantungnya masih takikardia.

Dalam ambulans ia mengamati pulse oxymeter portable.Saturasi masih terkontrol.Pasien bayi itu masih stabil.

Tibalah di RS Ajyad.Persis di depan Masjidil Haram.Subhanallah indahnya masjid ini,gumamnya dalam hati.Maklum,ia belum berkesempatan melihat dari dekat Masjid megah itu karena kepadatan jadwal dinas dan juga masih perawat baru yang saat itu belum mempunyai iqomah alias resident permit aliat KTP.Indahnya Al Haram meluluhkan hatinya,menyegarkan jiwanya yang tadi berkecamuk tidak karuan.

Tiba-tiba ia segera tersadar.Ia mempunyai amanah besar.Mengantarkan pasiennya untuk CT SCAN. Setelah menunggu,akhirnya sang pasien kecil itu pun tiba gilirannya untuk scanning.Perawat baru itu dengan sangat hati-hati menggendong bayi itu keluar dari incubator portable.Oksigen tetap terpasang,lengkap dgn pulse oxymeter.Dibaringkannya bayi itu tepat di bawah mesin Scanning. Setelah itu perawat dan dokter harus keluar dari ruang scan agar tidak terkena radiasi.Namun ia tetap memfokuskan matanya pada pulse oxymeter.Khawatir jika mendadak desaturasi, Oksigennya drop.

Mesin scan pun bekerja.In the middle of scan,tiba-tiba yang dikhawatirkan perawat itupun terjadi. Sontak ia mendorong pintu,dan melihat bayi itu sudah desaturate,60-70% dan cyanotic(seluruh tubuh membiru). Ibarat tersambar petir,sekujur tubuhnya kembali berkeringat.Kali ini takikardi makin menjadi-jadi. Ia bingung apa yang harus dilakukannya pertama kali.

Untung dokter dari India itupun sigap dan langsung membuka jalan napas dengan memberikan Bag Valve Mask. Sedang perawat tadi masih bingung dan terbengong2. Ya Sister,what are u doing,yallah help me..Teriak dokter tadi. Perawat itupun semakin takikardi,namun kali ini ia bisa mengontrol diri dan memfokuskan dirinya. Ia pun sigap mengambil bagging dari dokter dan memantau saturasi.. Code blue.. Code blue.. Saturasi oksigen tidak naik-naik. Dokterpun melakukan intubasi dengan memasang ETT (Endotrakeal Tube).Sebuah selang kecil sebagai jalan napas buatan. Berkali2 dicoba dokter tidak berhasil memasang ETT.Tampak sekali wajah panik dari dokter India itu.Sementara perawat juga terlihat lebih panik. Ia menyiapkan berkali2 ETT dan obat emergency dengan tidak fokus..terlebih2 setelah mengecek bahwa oksigen di tabungnya telah habis. Makin panik.. Alhasil perawat pun teriak2 dan meminta oksigen kepada brother yg ada di ruang itu. Benar2 situasi sulit.Bayipun semakin tidak stabil.

Sesudah kesulitan pasti ada kemudahan..Akhirnya semua tertolong.Datanglah sosoknya,seorang dokter muda perawakan tinggi. Dia spesialist pediatric. Dari namanya jelas seperti nama2 artis bollywood. Dari Pakistan atau India.
Dokter itu berhasil memasang ETT dan bayi itupun terselamatkan setelah connect dengan ventilator portable.Obat-obat emergency pun diberikan perawat kepada sang bayi..

Terselamatkan !! Legaaa..detak jantung perawat kembali stabil..meski keringat membanjiri sekujur tubuhnya.Rasa2nya ia ingin pingsan.Antara ketakutan,haru,kelegaan.Semua berkecamuk.
Ia menatap tajam wajah sang bayi, ia ingin menangis. Wajah bayi yang sakit,namun tetap menggemaskan.Dalam hati perawat bergumam "terima kasih bayiku telah memberikan pelajaran penting untuk ku..yah code blue tadi.. "
Pelajaran berharga untuk perawat baru di Mekkah..

Setelah scanning,kembalilah perawat,dokter dan bayi tadi ke RS mereka..

Segudang argumen telah disiapkan perawat untuk memprotes sister Saudi tadi yang menyuruhnya membawa bayi itu.
Sister Saudi hanya tertawa lebar seolah2 mensyukuri apa yg terjadi pada perawat itu..
You Learn more,shah ?? Hehehe..begitu kata sister saudi itu,seolah2 ia tahu sesuatu terjadi tadi di tempat scanning..

Perawat itu pun hanya tersenyum geli mengingat2 kebingungannya di ruang scanning tadi..




Really I LOVE BEING A NURSE .. The NURSES are not a doctor, who diagnosed the disease and give prescription. But, these knowledge almost same as a doctor.The most important, they're taking care the patients and always there beside them 24 Hours.Caring with LOVE ..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar