Februari 05, 2010

One Step To MADINAH

Kabar dari langit itu pun datang, setelah menanti bulan demi bulan. Setelah memupuk kesabaran. Setelah membekali diri dengan ilmu. Mematangkan diri dengan dzikir dan ikhtiar. Sesungguhnya ALLAH akan selalu memberikan yang teeeeeeeerrrrbaik untuk setiap hambanya.

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu ; ALLAH Maha Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui (QS. Al Baqoroh : 216)

Kesabaran, keyakinan dan berhuznudzon kepadaNYA yang menurutku akan menghasilkan buah yang manis untuk dipetik. Meski ini bukan akhir dari setiap peristiwa karena selalu akan ada ujian di dalamnya. Tapi setidaknya saat ini aku bisa bernafas lega. Setelah berjuang siang malam belajar ( hehehe... ^^),no weekend, atau hiburan apapun. Mungkin sama seperti anak-anak sekolahan yang menghadapi SNMPTN.

Saat hari H ujian pun, jantung tetap saja memainkan perannya. Memompa darah dan mengalirkan oksigen ke seluruh tubuhku. Namun kali ini ia dipaksa untuk berdegup kencang. Kalau istilah medis takikardia, biasanya denyut nadinya lebih dari 100x/menit. Belum lagi respon-respon saraf lainnya ikut berkolaborasi. Misalnya berkeringat, tremor atau gemetaran, asam lambung meningkat alias mulas dan mual-mual. Wah ternyata gitu banget yaa kalo kita stres (hehehe... ). Hal ini yang kualami saat hari H. Alhamdulillah bisa menenangkan diri dengan tehnik relaksasi. Dengan mojok di suatu tempat, jauh dari keramaian, menutup mata sambil menarik nafas dan melantunkan dzikir. Ampuuuh juga ! Dari pada melihat muka teman-teman yang dirundung panik. Akhirnya tiba giliranku, yang saat itu sudah menjelang senja, soreeeee bangeet..

Bismillah, ketemu penguji yang merupakan seorang rijal, perawat juga dari King Faisal Hospital Mekkah, Ministry of Health (MOH). Alhamdulillah aku bisa menguasai keadaan sebelum ditanya-tanya kasus. Penguji membuka-buka file dan aplikasiku, dan agak suprise karena ku ex-Saudi, di Mekkah juga. Dia pun hanya menanyakan soal yang sederhana. Hanya 2 Soal, dibanding teman-temanku yang mendapat 5-20 soal.. (pikirku dalam hati limadza ?).

Sebelumnya, ada seorang penguji MOH yang masuk ke ruang ujianku, berbicara dengan pengujiku. Mereka pake bahasa Arab fasih, yang bisa kumengerti sedikit-sedikit. Dan betapa kagetnya, karena aku diomongin (Hikz..... T.T). Tapi diomongin baik, mereka berdiskusi seputar pengalaman kerjaku dan point yang kuperoleh di RS di Mekkah..then.. Mumtaz!!Welcome back to Saudi Arabia !!, kata penguji MOH.

Alhamdulillah, ALLAH memudahkan semuanya. Namun penempatan belum aku ketahui. Saat aku merequest Madinah, para penguji mengatakan begini : "Afwan ya sister, Mafii place kaman, Full already". Hikz..hikz.. mendapat tamparan angin senja. ternyata posisi di Madinah sudah full. Ya sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Saat itu aku mengazzamkan diri bahwa ALLAH pasti akan memberikan yang teeeeeeeeeerrrbaik. Dan selayaknya aku bersyukur karena sudah lulus dengan cara yang mudah. Pasrah namun tetap berdoa, ikhtiar akan ada tempat yang baik untukmu, kataku sambil menyeka sendiri butir-butir beningku.

Hari itu pun kuakhiri dengan agak senyum kecut karena Madinah sudah full dan nda tahu akan ditempatkan di mana. Yakiiiiiin saja Begitu kata bunda, saat kuceritakan semua yang kualami. Menunggu beberapa hari, akhirnya ada Noticement penempatan. Saat itu senja hari, dan ku dapat sms dari teman mengenai penempatan. Begini isi smsnya " Mabruuuuk sist, dirimu dapat di Madinah ". Lagi-lagi angin senja menamparku,setengah percaya. Aku langsung sujud syukur dan memberitahu bunda. Subhanallah, masih ada rasa nda percaya. Sembari memutar episode waktu ujian dan saat berbicara dengan pengujinya tentang Madinah.

'Ala kulli hal, Alhamdulillah,,Yang teeeeeeeeeeeeerrrbaaiiik, akan selalu ada untuk setiap hambanya..yakin..yakin..yakin.. Akhirnya bisa tersenyuuuum ^^.
Hari selanjutnya, ku lihat sendiri lembaran noticement itu, biar semakin yakin dan percaya. ANDI NURUL RIZQI, Penempatan MADINAH. Hanya ada rasa syukur tak berjeda ^^.

Next Step Renew Passport ke Imigrasi, Alhamdulillah dimudahkan meski ada sedikit kesalahan nama, karena nama kepanjangan, belum lagi digabung dengan nama ayah..ckckckc..jadi deh dipotong nama ayah hehehe...

Sekarang tinggal nunggu tiket, dan tanggal keberangkatan memang belum ada. Biasanya akan diumumkan seminggu sebelum berangkat. Jadi dadakan..hikz. Mau nda mau packing-packing dari sekarang.

Bismillah, ridhoi dan mudahkan segalanya untukku ya MUJIB AS SAILIN ^^

-counting days ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar