Kembali menggoreskannya, sebuah perjalanan yang sampai kapanpun tak ada yang mengetahui akhirnya. Aku, kamu dan lainnya hanya menjalankan amanah-amanah RabbMu yang engkau katakan titah TuhanMU. Hingga satu waktu, engkau pun berhenti sejenak, menyelami kedalam samudera jiwa. Ya memaknai cinta. Yang menyemai rasa di jiwa. yang beriak-riak memainkan emosi jiwaku,emosi jiwamu
“Tiada kebahagiaan dan kelezatan sempurna bagi hati selain kecintaan kepada Allah dan upaya mendekatkan diri kepada-Nya dengan hal-hal yang dicintai-Nya. sementara cinta tidak akan ada kecuali dengan berpaling dari semua kecintaan kepada selain-Nya" (IBNU TAIMIYAH)
September 14, 2010
September 13, 2010
IHFAZHILLAHA YAHFAZHKA !
Jagalah ALLAH maka engkau akan mendapatkanNya selalu menjagamu. Jagalah ALLAH , maka engkau akan mendapatkanNya selalu dekat di hadapanmu.
Kenalilah ALLAH dalam sukamu, maka ALLAH akan mengenalimu dalam dukamu.
Bila engkau meminta, mintalah kepada ALLAH. Jika engkau memerlukan pertolongan, mohonkanlah kepada ALLAH.
Semua hal (yang terjadi denganmu) telah selesai ditulis. Ketahuilah, seandainya semua makhluk bersepakat untuk membantumu dengan apa yang tidak ditaqdirkan ALLAH untukmu, mereka tidak akan mampu membantumu. Atau bila mereka berkonspirasi untuk menghalangi engkau mendapatkan apa yang ditaqdirkan untukmu, mereka juga tidak akan dapat melakukannya.
Semua aktifitasmu kerjakan lah dengan keyakinan dan keikhlasan. Ketahuilah, bahwa bersabar dalam musibah itu akan memberikan hasil positif; dan bahwa kemenangan itu dicapai dengan kesabaran; dan bahwa kesuksesan itu sering dilalui lewat tribulasi; dan bahwa kemudahan itu tiba setelah kesulitan.
[Hadist Riwayat Ahmad, Hakim, Tirmidzi]
ALLAH, ketika cobaanmu datang,
ketika jiwa memperturutkan nafsu
Jaga kami ya Rabb,,,Jaga kami Ya Rabb
Kami sangat tahu semua sudah tertulis dan kami akan terus melantunkan doa-doa
agar yang terbaik akan selalu Engkau beri untuk kami...
Ahfazhana Ya Rabb....
Madinah, 4 Syawal 1431H
September 11, 2010
Anugerah Ar Rahman
Percaya dan yakin sama ALLAH, Ia akan mengabulkan doa-doa hambaNya..
Nice story diambil dari http://www.edakwah.com/
“Panggillah mereka (anak-anak angkat mu itu) dengan nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka mereka, maka (panggillah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu. Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al Ahzab [33]:5)
Nice story diambil dari http://www.edakwah.com/
“Panggillah mereka (anak-anak angkat mu itu) dengan nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka mereka, maka (panggillah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu. Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al Ahzab [33]:5)
September 04, 2010
Secercah Semangat Dari Kota Nabi
Lelaki berumur enam puluh tahun itu memasuki rumahnya di Madinah. Nyaris tak mengenali lagi rumah yang pernah ditinggalinya itu. Ia menemukan rumah itu, saat menyusuri jalan-jalan di kota Madinah, yang sudah ramai. Rumahnya yang sangat sederhana itu, pintunya agak terbuka, dan nampak lengang. Lelaki itu meninggalkan rumahnya, tiga puluh tahun lalu, dan waktu itu isterinya masih belia, dan menjelang melahirkan anak pertamanya.
Lelaki tua itu meninggalkan Madinah pergi berjihad ke negeri yang sangat jauh. Ia berangkat bersama pasukan muslimin. Membuka Bukhara dan Samarkand, dan sekitarnya, yang terletak di Asia Tengah. Begitu jauh perjalanan jihad bersama pasukan muslimin, mengarungi samudera padang pasir, menembus perjalanan beribu-ribu mil dari kota Madinah. Sungguh sangat luar biasa para mujahidin itu. Kepergiannya dengan tekad dan tawakal kepada Allah Azza wa Jalla.
Lelaki tua itu meninggalkan Madinah pergi berjihad ke negeri yang sangat jauh. Ia berangkat bersama pasukan muslimin. Membuka Bukhara dan Samarkand, dan sekitarnya, yang terletak di Asia Tengah. Begitu jauh perjalanan jihad bersama pasukan muslimin, mengarungi samudera padang pasir, menembus perjalanan beribu-ribu mil dari kota Madinah. Sungguh sangat luar biasa para mujahidin itu. Kepergiannya dengan tekad dan tawakal kepada Allah Azza wa Jalla.
Langganan:
Komentar (Atom)



